Loading...
Shooping

Running Text Pengganti Median Non Elektronik

Dulu papan pengumuman digunakan sebagai salah satu cara menginfokan berbagai informasi ke publik dengan menggunakan media non elektronik seperti papan berbahan kain, kayu, besi dan lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu kegunaan papan pengumuman sedikit demi sedikit mulai tergantikan dengan teknologi modern. Teknologi tersebut adalah running text. Jual running text mulai menghiasi berbagai sarana publik. Kita tidak asing apabila nama, informasi ataupun penunjuk jalan gini telah di ganti dengan running text. Tentunya pergantian tidak hanya dalam hal itu saja. Perusahaa – perusahaan juga mulai menggunakan running text untuk menunjang produktivitas mereka dalam beroperasi. Hal ini juga dapat membuat masyarakat terbantu dan tidak perlu repot – repot untuk menanyakan kejelasan akan sebuah pengumuman.

Running text mulai di gunakan banyak pihak semenjak awal tahun 2000an. Pada awal penggunaan alat ini masih banyak orang yang tidak menyukainya karena justru akan menambah biaya dalam hal biaya listrik dan harganya yang memang sedikit lebih mahal di bandingkan dengan media non elektronik. Di balik semua kelemahan alat ini kemudahan yang akan diperoleh sedikit demi sedikit mulai terlihat. Pada tahun 2010 keatas mulai banyak running text yang menghiasi media publik terutama di jalan raya. Beberapa lampu traffic light di jalan raya mulai dihiasi dengan running text untuk menunjukkan waktu perubahan warna lampu. Hal itu guna memberi informasi kepada pengguna jalan untuk dapat besiap – siap apabila lampu akan berubah.

Gedung pemerintahan juga mulai menggunakan running text untuk membantu mereka dalam menertibkan masyarakat. Contohnya dalam penulisan nomor antrian dan juga informasi lain yang sekiranya dapat di tunjukkan di dalam running text. Beberapa pasar tradisional ataupun minimarket juga memasang running text untuk menunjukkan harga – harga yang sedang berlaku. Hal tersebut merupakan salah satu taktik marketing untuk dapat menarik pelanggan dapat ke tempat mereka. hal ini banyak ditiru di banyak perusahaan, instansi, maupun organisasi baik pemerintah maupun non pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *