Loading...
Bisnis & Marketing

Cara Membuat Kompos Organik Dengan Langkah Sederhana

Cara Membuat Kompos dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan proses aerob (udara) dan proses anaerob (tanpa udara). Kedua metode tersebut menghasilkan kompos dengan kualitas yang sama, hanya saja bentuk fisiknya sedikit berbeda. Kompos adalah pupuk yang dibuat dari sisa-sisa makhluk hidup (hewan dan tumbuhan) yang dibusukkan dengan bantuan organisme pengurai. Organisme pengurai (dekomposer) tersebut dapat berupa mikroorganisme atau makroorganisme. Manfaat kompos yaitu sebagai sumber hara dan media tumbuh untuk tanaman.

Langkah-Langkah Membuat Kompos Metode Aerob

  • Siapkan lahan sekitar 10 m² untuk tempat pengomposan. Atasnya diberi peneduh untuk menghindari hujan
  • Buat kotak persegi dari papan kayu sebagai bak dengan lebar 1 meter dan panjang 1,5 meter. Pilih papan kayu yang lebarnya sekitar 30-40 cm
  • Siapkan bahan organik dari sisa-sisa tumbuhan yang dicampur dengan kotoran ternak. Cacah bahan-bahan tersebut menjadi potongan-potongan kecil. semakin kecil ukurannya semakin baik tetapi jangan sampai terlalu halus
  • Masukkan bahan yang telah dicacah ke dalam bak kayu, lalu padatkan hingga penuh
  • Lalu siram dengan air. Tambahkan mikroorganisme pembusuk starter ke dalam tumpukan kompos tersebut untuk mempercepat proses pengomposan. Lalu naikkan bak papan ke atas kemudian tambahkan lagi bahan-bahan lain, lakukan hingga ketinggian kompos mencapai 1,5 meter
  • Setelah 24 jam, suhu tumpukan kompos naik hingga 65 derajat Celcius. Pertahankan suhu di angka 65 derajat Celcius hingga 2-4 hari. Fungsinya untuk membunuh bakteri patogen, gulma dan jamur. Dan jangan lebih dari 4 hari karena berpotensi membunuh mikroorganisme pengurai kompos dan jika mikroorganisme mati, kompos akan lebih lama matang
  • Setelah hari ke-4, suhu pengomposan di jaga di angka 45-60 derajat Celcius dengan kelembaban 40-50%. Suhu dijaga dengan cara membolak balikkan kompos. Kelembaban dijaga dengan cara menyiram kompos dengan air. Pada fase ini kompos ditutup dengan terpal plastik untuk mencegah penguapan dan untuk melindungi kompos dari siraman air hujan

Langkah-Langkah Membuat Kompos Metode Anaerob

  • Siapkan bahan organik yang akan dibuat kompos. Contohnya limbah hewan atau tanaman seperti ampas tahu, hijauan tanaman, kotoran ayam, limbah rumah tangga, kotoran kambing, dan lain-lain
  • Rajang bahan-bahan tersebut hingga halus, semakin halus semakin baik
  • Siapkan dekomposer EM4 sebagai starter. Dengan cara mencampur 1 cc EM4 dengan 1 liter air dan 1 gram gula. Lalu diamkan selama 24 jam
  • Ambil terpal plastik untuk alas, letakkan bahan organik yang sudah dirajang halus di atas terpal
  • Campurkan serbuk gergaji dengan bahan-bahan tersebut untuk menambah nilai perbandingan antara C dan N. Selanjutnya semprotkan larutan EM4 yang sudah diencerkan tadi. Aduk hingga rata dan usahakan kelembaban selalu di angka 30-40%. Semrot dengan air jika dirasa kurang lembab.
  • Siapkan tong plastik kedap udara. Masukkan bahan-bahan yang telah dicampur tadi. Tong ditutup rapat dan diamkan selama 3-4 hari untuk proses fermentasi. Suhu pengomposan saat fermentasi sekitar 35-45ºC
  • Setelah 4 hari, cek kematangan kompos. Pupuk kompos yang matang ditandai dengan baunya yang harum seperti bau tape

Jika uraian singkat diatas kurang membantu Anda, kami memiliki uraian lengkap mengenai cara Pembuatan Kompos Organik. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *